A. Pengertian Rangkaian Differensial OP-AMP :
Prinsip kerja dari operasional Amplifier (Op-Amp) adalah membandingkan nilai kedua input (input inverting dan input non-inverting), apabila kedua input bernilai sama maka output Op-amp tidak ada (nol) dan apabila terdapat perbedaan nilai input keduanya maka output Op-amp akan memberikan tegangan output. Operasional amplifier (Op-Amp) dibuat dari penguat diferensial dengan 2 input. Sebagai penguat operasional ideal , operasional amplifier (Op-Amp) memiliki karakteristik sebagai berikut : Impedansi Input (Zi) besar = ∞ Impedansi Output (Z0) kecil= 0 Penguatan Tegangan (Av) tinggi = ∞ Band Width respon frekuensi lebar = ∞ V0 = 0 apabila V1 = V2 dan tidak tergantung pada besarnya V1. Karakteristik operasional amplifier (Op-Amp) tidak tergantung temperatur / suhu
Gambar rangkaian Differensial OP-AMP
B. Langkah-langkah Membuat “Rangkaian Differensial OP-AMP” menggunakan aplikasi Proteus
1. Mencari komponen resistor dengan cara pada pencarian COMPONENT MODE lalu klik P lalu ketik RESISTOR maka akan muncul pilihan resistor. Kita tinggal memilih resistor yang diinginkan lalu klik enter dan OK. Setelah itu muncul di COMPONENT MODE. Lalu klik enter dan taruh ditempat yang kita inginkan. Jika ingin memutar bagian resistor bisa dengan cara klik kanan pada gambar dengan mouse lalu klik rotate.
2. Mencari komponen GROUND dengan cara klik bagian TERMINAL MODE lalu klik GROUND dan enter dan taruh GROUND dibagian mana yang diinginkan.
3. Untuk mencari OP-AMP dengan cara klik icon COMPONENT MODE lalu klik P ketik COMPI maka akan muncul OP-AMP dan tinggal pilih lalu klik dan OK. Taruh ditempat yang diinginkan.
4. Mencari INPUT dan OUTPUT dengan cara klik bagian TERMINAL MODE lalu klik INPUT atau OUTPUT setelah itu taruh ditempat yang diinginkan.
5. Setelah semua komponen tersebut telah terkumpul, lalu kita sambungkan antara komponen yang satu dengan komponen yang lain.

Komentar
Posting Komentar